Filateli, Hobi yang Terlupakan

Pagi hari ini saat sedang menonton tv, gue diingatkan oleh host di salah satu acara kalau pada hari ini, tanggal 29 Maret merupakan Hari Filateli Nasional. Filateli adalah aktivitas atau hobi mengumpulkan prangko dan benda-benda pos lainnya. Tau akan hal itu, seketika gue teringat kalau dulu gue sempat menjadi filatelis, alias pengoleksi prangko. Dulu gue senang ngumpulin prangko, setiap prangko yang gue dapat selalu gue kumpulin di dalam album/buku yang memang khusus untuk menyimpan prangko.

Lalu gue coba cari buku itu yang sebelumnya gak tau ada di mana, saking lamanya gak pernah menyentuh dan buka-buka, apalagi buat nambahin koleksi. Lama gue cari-cari akhirnya Tuhan memperlihatkan gue kepada buku yang nampak sedang tayamum. Setelah gue bersihkan, gue gembira bukan main, Kera Sakti telah kalah dalam pencarian kitab. Album prangko itu ketemu, yeay! Saat itu juga gue kepikiran ingin nulis cerita ini di blog, sekaligus untuk mengisi kekosongan selama hampir 3 bulan gak pernah log in wordpress untuk update tulisan baru.

Processed with VSCO
Sebelum dan sesudah dibersihkan

Pada jamannya, filateli memang hobi yang mengasyikan, kalau sekarang bisa dibilang sudah ketinggalan jaman, gue mungkin termasuk pengumpul prangko generasi akhir. Sewaktu bocah gue memang hobi mengumpulkan benda-benda tertentu, gak hanya prangko, karena gue tau suatu saat ini akan bernilai lebih mahal. Ya, jiwa dagang gue memang sudah ada sejak bocah, tapi gue pribumi tulen kok, sumpah.

Prangko-prangko itu gue dapat bukan murni karena rajinnya gue menerima surat, beberapa gue dapat dari kakak, pokoknya di mana gue menemukan prangko langsung gue simpan, jadi sebetulnya gue hanya suka mengoleksinya saja. Bisa dilihat kan beberapa prangko di atas bahkan ada yang usianya lebih tua dari yang ngumpulin.

Sayangnya hobi mengumpulkan prangko ini berhenti setelah jarangnya melakukan kegiatan surat-menyurat. Padahal dari apa yang pernah gue baca, filateli merupakan hobi terbesar di dunia.

Koleksi prangko yang gue punya gak begitu banyak; seperti yang bisa kalian lihat pada gambar, karena gue bukan filatelis yang serius. Sempat kepikiran untuk melanjutkan hobi ini, tapi mau surat-suratan sama siapa? Yang ada nanti malah dibalas pakai email.

Advertisements

12 thoughts on “Filateli, Hobi yang Terlupakan

  1. Padahal lanjutin aja kalau emang hobi itu membuat kamu berkesan, Fir. Tapi iya juga sih sekarang kan udah pada modern apa-apa online surat juga sekarang bisa via email bukan kaya dulu mengirim surat lewat pos. haha

  2. waw ternyata filateli itu org yg suka mengoleksi prangko yah, kirain org yg suka ngumpulin tali. makasih loh pencerahannya (lg kemarau)

  3. Iih keren banget koleksi nya. Aku dulu jaman smp juga filateli. Perangko hasil tukar menukar ama sahabat pena di luar. Ada juga yg beli ditoko buku jaman itu. Aku juga punya album seperti itu. Sayang ndak tau sudah dimana😢😢😢

  4. Sekarang orang banyakan pake email atau sosial media lainnya. Kan gak mungkin koleksi email??? :))
    Btw, salam kenal ya, ditunggu post berijutnya danjangan lupa mampir balik ya hehe.

  5. Hobinya emang keren, berbeda jauh dengan hobi saya yang hanya senang senang saja dan tidak ada sangkut pautnya dengan sejarah atau pelajaran sekolah melainkan hanya main main dan senang senang saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s