Launching Indonesia Diversity

Tadinya gue nggak ada niatan untuk posting tulisan ini, tapi setelah pagi tadi liat-liat hasil jepretan selama seminggu belakangan, gue nemuin beberapa foto yang kayaknya sayang banget kalo nggak disebar luaskan, karena ada sedikit cerita juga yang bisa gue tulis dari foto-foto itu. Apalagi kali ini gue bawa kabar gembira, khususnya buat kalian yang berjiwa petualang dan hobi traveling.

Minggu (25/10), sehubungan dengan hari libur dan nggak ada kegiatan, jadilah siang hari itu gue pergi ke Ice Palace Lotte Shopping Avenue, Kuningan, untuk dateng ke acara launching Indonesia Diversity. Sebelum gue melanjutkan cerita kegiatan pada hari itu, gue akan mengenalkan kepada kalian dulu sekilas tentang Indonesia Diversity ini. Indonesia Diversity adalah komunitas traveling dan pariwisata berbasis web yang digagas oleh Toyota ASTRA Finance, yang tak lain dibentuk untuk memajukan pariwisata Indonesia dengan mengenalkan berbagai keragamannya.

The Ice PalacePameran Foto DigitalΒ Penari

Sampai ke tempat acara, ternyata yang dateng banyak banget, gue sampai takut nggak kebagian kursi. Mereka yang dateng mempunyai minat masing-masing, ada yang pengen tau lebih dalam tentang dunia traveling, photography, penulisan, dan macam-macam, gue doang yang dateng cuma biar dapet snack. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, lalu dilanjut dengan penampilan tarian dari berbagai daerah. Pembawa acara kali ini adalah Putri Ayudya, yang merupakan mantan host Jejak Petualang. Sebelum acara inti dimulai, diputarkan video teaser tentang kegiatan serta destinasi yang telah dilakukan oleh tim Indonesia Diversity yang cukup membuat para penonton merinding 45, Indonesia kita keren banget! Dan acara yang ditunggu-tunggu yaitu talkshow dengan para pembicara hebat, yang jujur salah duanya masih asing di telinga gue. Mau tau siapa aja, here they are…

Bintang tamu pertama ada Yovita Ayu Liwanuru, ex-host Jejak Petualang yang pastinya udah berpengalaman dalam dunia traveling. Walaupun wajahnya mungkin masih terlihat asing di pertelevisian dibanding dengan pendahulunya seperti Riyanni Djangkaru, Medina Kamil dan mbak host Putri Ayudya, tapi pengalaman doi nggak kalah keren. Terbukti saat beberapa penonton dipersilahkan menyebut salah satu kota di NTT, hampir semuanya pernah dia kunjungi. Keren! Ah, tapi nggak sih, belum pernah traveling bareng sama aku. Mau dong diajakin diving bareng Miss Scuba. Satu catatan dari Kak Jovita yang masih gue ingat; jangan dandan berlebihan saat mau traveling, maksudnya untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, khususnya buat cewek. Ya lagian, emang mau jadi mayoret!

Masuk bintang tamu kedua, dia adalah Elok Dyah Messwati, seorang travel blogger yang juga founder dari Backpacker Dunia dan Beautiful Indonesia. Pengalamannya jalan-jalan bisa dibilang ‘gila’ banget, apalagi untuk seorang wanita, beliau sendiri bercerita kalau traveling pertamanya yaitu tahun 1983, saat masih duduk di bangku SMP. Selain berbagi tentang pengalamannya ber-traveling, di situ juga dibahas tentang cara penulisan, secara beliau adalah seorang jurnalis dan sudah menulis buku dari hasil perjalanannya. Terlalu banyak ilmu yang disampaikan, yang kayaknya kalau gue tulis di sini bakal kepanjangan.
Lanjut ke pembicara berikutnya, deh…

Ini, nih.. Namanya mungkin udah nggak asing lagi buat kita, walaupun belum pernah liat wajahnya paling nggak pernah liat akun twitter-nya seliweran di timeline. Awalnya gue kira guru fisika karena rambutnya yang putih, tapi setelah baca tulisan di kaosnya, ternyata beliau ini tukang foto, siapa lagi kalau bukan Arbain Rambey. Di situ beliau menunjukan hasil foto-fotonya sambil sedikit menjelaskan tekniknya, juga berbagi pengalamannya menjual setiap foto karyanya. Ada beberapa tips yang beliau berikan kepada kami yang mungkin bermanfaat untuk kita yang hobi motret-motret, di antaranya adalah: 1) Kalau mau foto usahakan jangan pakai baju/kaos warna putih. 2) Kalau lagi liburan ke tempat tertentu, jangan bangun siang, kalau mau bangun siang nanti aja di Jakarta. 3) Jangan foto diri sendiri (selfie), karena nggak laku dijual. Β Satu hal yang paling gue ingat, bahwa menurut beliau belajar fotografi itu bukan masalah gimana dan gimananya, tapi soal kapan waktunya. Menurutnya motret alam Indonesia itu kuncinya sebelum jam 8 pagi, atau kalau perlu sore sekalian, karena waktu-waktu ini tepat untuk menunjukkan gambaran alam tropis. Oiya, for your information, beliau ini termasuk penggemar akik. Batu cincin yang terpasang manis di jarinya diduga yang membuat setiap jepretannya terlihat selalu menarik, sampai-sampai saat dibuka sesi tanya-jawab ada salah satu penonton yang berniat membeli cincinnya, tapi beliau menolak, katanya dia bukan orang susah. Haha, banyol abis!

Acara ditutup dengan pembacaan puisi fotografi yang dibawakan oleh Henry C. Wijaya. Gak terasa udah waktunya selesai, acara berjalan dengan santai dan asyik.

ID TeamGuestΒ Me n Kuejahe

Diluncurkannya Indonesia Diversity bertujuan sebagai wadah masyarakat khususnya traveler untuk berbagi informasi mengenai kekayaan alam dan budaya Indonesia. Kalau mau tau lebih jelasnya bisa kalian kunjungi indonesia-diversity.id dan jangan lupa untuk melakukan registrasi. Karena kabar bahagianya, buat kamu yang udah gabung dan aktif sebagai IDiverse, akan dipilih 5 orang untuk jelajah Flores dan Alor bersama tim Indonesia Diversity, dan pastinya gratiss alias free akomodasi.

Itulah tadi cerita saat launching ID Community. Tertarik untuk gabung? Hmm, kayaknya gue juga harus melebarkan sayap nih untuk jadi travel blogger.

I’m an IDiverse. Are you?

Advertisements

21 thoughts on “Launching Indonesia Diversity

  1. ANJEERRRR GUE BARU TAHU ADA GINIIIAN MAU LANGSUNG GABUNG TOS DULU MAN!!! ANYWAY GUE BARU TAHU LO DI JAKARTA KAPAN-KAPAN KETEMUAN LAH YUK?! DAN ITU KENAPA SIH KALO FOTO GAK BOLEH PAKE BAJU PUTIH?

    1. Ayo gabung! Flores & Alor, apa gak kepengen? Liburan bareng kita, kalo kepilih… πŸ˜„
      Gak di Jakarta sih, cuma sering bolak-balik ke rumah kakak di sana.. Hayo kalo mau ngumpul, dengan senang hati, kapan nih?

      Soal foto pake baju putih itu, seinget gue karena bisa merusak objek.. gak paham jelas sih, intinya mending pake warna merah, ijo, coklat atau apalah.. telanjang lebih oke!

  2. Saya kira ini produk semacem komunitas menyelam hehe gak taunya komunitas travel blog. Btw selamat datang Indonesia Deversity dan mari berlomba-lomba untuk memberikan apresiasi atas keindahan alam Indonesia melalui tulisan di blog πŸ˜€

  3. Woho, si Firman ikut acara ginian. Yang gue tau dari tokoh yang lu sebut, cuma si Putri tuh. Gue malah nggak tahu apa-apa kalo ada acara keren gini. 😦

    Kadang pengin juga euy jadi travel blogger. Hahaha. Tapi skill menulis gue tentang perjalanan masih cupu. 😦

    1. Walah, masa yg nak Jakarta malah nggak tau. Nanti lah kalo ada acara keren lagi kita dateng bareng. πŸ™‚

      Ya paling nggak nulis perjalanan cinta gitu, Yog…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s