Untuk Apa Kau Menandai Waktu?

menandai waktu

Kenangan memang selalu mempunyai cara untuk menggetarkan dada, menundukkan kepala, melembabkan mata dan melampaui masa. Kenangan adalah hal termanis sekaligus termenyakitkan yang pernah diberikan oleh Tuhan.  Beberapa kejadian yang meninggalkan kenangan sengaja dibuat untuk menyadari bahwa semua yang kita punya itu dapat menghilang. Mungkin itu alasan mengapa kita harus menandai waktu, yaitu untuk mengingat kembali kejadian yang pernah kita alami di masa lalu. Tujuannya macam-macam, bisa untuk perbaikan diri, mengingat masa-masa indah bersama orang tercinta, atau sekedar melihat diri sendiri di masa lalu. Dengan melihat diri sendiri di masa lalu, tentu itu bisa menjadi perbaikan untuk masa depan. Semua yang telah berlalu biarkan menjadi pengalaman. Masa lalu itu seperti cermin, sebaik-baik tempat merias diri. Seperti kata pepatah, ‘pengalaman adalah guru terbaik’.

Selain untuk perbaikan masa sekarang dan ke depan, dengan menandai waktu kita juga bisa melihat kembali apa yang telah terjadi di masa lalu untuk kemudian diingat kembali. Gue termasuk orang yang suka menengok ke belakang, walaupun harus gue akui kalau gue adalah orang yang lemah setiap mengenang. Apalagi di saat sepi dan sendiri, mengenang seperti sudah menjadi hobi. Tak jarang setiap waktu itu datang membuat mata lembab. Tentang siapa yang gue kenang, yang pasti keluarga, kadang teman. Tapi kenangan bersama keluarga selalu mengesankan sesuatu yang beda, kebahagiaan pun bisa membuat kesedihan untuk diingat kembali. Mungkin sedih karena ingin kembali ke masa itu. Kenangan-kenangan itu biasanya gue tandai dalam foto ataupun dalam bentuk tulisan semacam diary, di mana itu akan menjadi pengingat gue untuk hari depan. Karena seringnya kita lupa akan peristiwa / kejadian dahulu yang kita pikir tak penting, padahal akan menjadi sesuatu yang berarti untuk sekarang.

Mungkin itu menjadi jawaban mengapa gue harus menandai waktu, selain untuk perbaikan diri juga untuk mengingat kembali masa lalu entah itu bahagia atau bahkan cerita sedih. Rawatlah yang telah datang, jangan biarkan masa lalu melukai masa depanmu.

Advertisements

12 thoughts on “Untuk Apa Kau Menandai Waktu?

    1. itu kenapa kaca depan lebih besar daripada kaca spion, karena masa depan lebih penting dibandingkan masa lalu.
      tapi jangan keasikan lihat kaca depan, lupa spion juga bahaya.

  1. Kita menandai waktu bukan untuk hidup di masa lalu ya Bro, tapi lebih ke bagaimana menjadikannya pelajaran supaya bisa lebih baik lagi. Sip! Terima kasih banyak sudah berpartisipasi. Mohon maaf kalau saya baru kirim komentar sekarang, kemarin terlalu sibuk dengan beberapa urusan jadi baru sempat saya baca saja. Sekali lagi, terima kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s