Rencana Membuat Rencana

Plan To Plan

Setelah lama terkurung dalam poci ajaib, akhirnya ada juga yang menggosok-gosok poci itu dan gue bisa nongol kembali di blog ini. Terimakasih kepada siapapun yang telah menggosokkan poci itu. Melanjutkan postingan sebelumnya diย sini, yang padahal di situ gue berjanji akan lebih rajin ngeblog dan rutin membuat postingan. Tapi ternyata gue gak buka blog lebih lama dari yang kemarin, kemalasan mengalahkan itu semua. Gue lemah! *tancepin powerbank*

Gue akui itu semua memang sebab dari kemalasan. Tiga kali diri gue bilang ‘semangat’, lima kali gue membalas ‘ntar dulu’. Mungkin karena kebiasaan menunda itu, gue seperti gak punya waktu luang buat ngeblog. Padahal gue belum punya pekerjaan tetap, pacar juga belum ada (Eeehh, kok malah nyambung ke situ). Terus kira-kira selama ini gue sibuk ngapain aja? Entahlah, gue yang menjalaninnya aja bingung sendiri. Yang pasti ini semua lagi lagi karena kemalasan.

Sebenernya ini bukan soal gue ada waktu luang atau enggak, tapi soal gue mau nggak siapin kertas pegang pena lalu menulis. Mungkin ada yang lebih simpel dari itu, gue pegang hape dan mulai mengetik apa yang ingin gue ceritakan. Hanya saja untuk memulai hal se-simpel itupun, seperti yang udah gue bilang di atas, kadang gue suka menunda ‘ntar dulu deh’. Dan yang ditakutkan saat lama berhenti menulis adalah gue mulai lupa cara menulis dan minat untuk ngeblog pun berkurang. Padahal selain dibilang ganteng gue juga pengen disebut blogger. Tapi masa iya blogger males ngeblog. Maklumin aja lah ya, ngeblog juga karena suruhan orang tua.

Syukurnya, di musim hujan ini membawa pengaruh positif banget bagi gue. Yang biasanya gue selalu pergi melakukan hal yang kurang penting di luar, kali ini gue lebih sering menghabiskan waktu di rumah menikmati rintik hujan sambil menulis. Termasuk tulisan ini yang gue buat saat hujan turun. Duh, kok jadi kayak Sheila On7 gini yah.. [#nowplaying: Hujan Turun]

Sambil terus memutar lagu itu, gue mencoba melanjutkan tulisan ini…

Kalau di postingan sebelumnya gue masih sibuk mencari kesibukan, alhamdulillah setelah menulis itu sekarang gue udah punya kesibukan baru, yaitu sibuk merencanakan suatu rencana. Ya, jadi mulai hari ini gue baru punya rencana untuk menyusun suatu rencana. Membuat rencana besok gue mau ke mana dan ngapain aja, tujuannya agar ke depannya hari-hari gue bisa lebih jelas. Penting nih.

Sekian dulu deh, daripada makin gak nyambung. Bhay!

Advertisements

36 thoughts on “Rencana Membuat Rencana

  1. Jiah Man. Hahahaha. Gw kemaren juga dah mulai masuk ke jebakan ntar dulu deh gapapa deh habis ini lala lili. Cuman gw paksain aja akhirnya. Alhamdulillah dapet dua tulisan.

  2. Wkwkwk.. Kita sebenarnya sama kok, Fir. Cuman ya itu, aku lebih sukak memaksakan diri buat nulis walaupun isinya ngga jelas, yang penting bikin! ๐Ÿ˜› Kalok uda sekali males ya terus-terusan males soalnya..

  3. pas liat judulnya, hampir sama kayak postingan kemarin. ternyata ada kaitannya. semangat terus Man buat ngeblog ๐Ÿ˜€ semoga rencana yang dibuat memuaskan dan bisa dilakuin ya ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s