Kami Serukan Aksi Melawan Asap, Kalian Berani Ikut Beraksi?


Kebakaran hutan dan gambut muncul sebagai ancaman global dan menyebabkan keadaan yang gawat bagi kesehatan masyarakat di Sumatera, terutama di wilayah Riau. Penebangan hutan yang merajalela telah mengurangi luas hutan secara signifikan
, dari 78% pada 1982 menjadi hanya 33% pada 2005. Rata-rata 160,000 hektare hutan habis ditebang setiap tahun, meninggalkan 22%, atau 2,45 juta hektare pada tahun 2009. Info ini saya dapatkan dari Wikipedia.

Dengan berkurangnya luas hutan ini berarti juga membuat flora dan fauna yang hidup di wilayah tersebut ikut berkurang, tak terbayang berapa puluh bahkan ratusan hewan mati di sana. Deforestasi / penggundulan hutan dengan tujuan pembukaan kebun-kebun kelapa sawit dan produksi kertas telah menyebabkan kabut asap yang sangat mengganggu di provinsi ini selama bertahun-tahun, dan menjalar ke negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Hehe, ijinkan saya tertawa sejenak.. Bukan, saya tertawa bukan lantaran negeri tetangga terkena imbasnya juga, lagipula saya bukan masyarakat yang senang akan kesialan mereka, walau terkadang suka mengusik negeri kita. Saya tertawa karena ternyata Indonesia juga bisa mengekspor sesuatu ke luar negeri. Ekspor kabut asap.

Saya memang kurang paham betul tentang hal ini, yang saya tau hanya sekitaran luas hutan yang semakin berkurang karena adanya kebakaran hutan. Entah ini kebakaran hutan atau sengaja dibakar? masih menjadi pertanyaan dalam diri saya, dan mungkin bagi sebagian orang yang kurang mengerti tentang hal ini. Ada juga yang mengatakan kalau kebakaran hutan ini adalah pembakaran yang dilakukan secara sengaja untuk dimanfaatkan sebagai kawasan tempat tinggal dan industri oleh kepentingan orang-orang tertentu. Parah! Di mana hati nurani mereka?

Sebagai seorang yang mengaku pecinta alam, semoga sungguhan, saya pun miris mengetahui kekejaman mereka. Membakar hutan secara legal pun saya tak setuju, karena pasti banyak flora dan fauna yang mati akan itu, apalagi dilalukan secara sengaja tanpa melalui izin dan dilakukan hanya untuk kepentingan pribadi.

Pembakaran hutan dan lahan gambut yang dilakukan oleh tangan manusia merupakan tindakan yang sangat tak terpuji dan tak manusiawi. Mereka tidak memikirkan dampak buruk yang terjadi dari bencana kebakaran hutan, yang mereka pikirkan hanya uang dan keuntungan semata.Β Tapi siapalah saya ini, hanya seorang pecinta alam yang sebenarnya kurang begitu paham tentang kondisi alam yang terjadi saat ini, karena itu saya ingin terus belajar lebih jauh bersama penggiat Greenpeace. Saya tidak bisa berbuat banyak untuk ini, satu-satunya cara yang bisa saya lakukan saat ini yaitu dengan bersuara melalui karya berupa tulisan untuk ikut menyuarakan perlindungan gambut dan ikut padamkan api lewat #AksiLawanAsap.

Sebagai seorang pecinta alam, atau lebih tepatnya pengagum keindahan hutan Indonesia, saya mengajak kalian berpartisipasi aktif mendesak pemerintah untuk memperkuat regulasi perlindungan hutan dan lahan gambut dari kebakaran. Harapan saya, Presiden RI saat ini Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono tak hanya prihatin mengenai hal ini, tapi juga ikut mendukung penuh aksi kami bersama melawan bencana asap yang terus menjadi ancaman hutan alam dan kehidupan masyarakat Indonesia. Dan kepada Presiden terpilih Indonesia periode 2014 – 2019 yaitu Bpk. Joko Widodo, saya memiliki beberapa himbauan untuk Anda. Himbauan tersebut di antaranya:

  1. Memilih menteri khusus perhutanan dari kalangan yang memang paham akan lingkungan hidup dan tata kelola kehutanan RI, punya rekam jejak baik dalam hal mengurus lingkungan terutama hutan.
  2. Memperketat perlindungan terhadap area hutan Indonesia, jangan sampai hanya karna mengejar keuntungan semata pemerintah membiarkan kawasan hutan dialih fungsikan menjadi kawasan hutan untuk industri.
  3. Berikan hukuman yang benar-benar setimpal bagi para perusak lahan gambut, sehingga menimbulkan efek jera terhadap para pelakunya serta menjadikan pelajaran terhadap masyarakat luas yang ingin merusak hutan dan lingkungan.
  4. Mendukung penuh organisasi semacam Greenpeace, karna siapa lagi yang akan peduli akan lingkungan kalau bukan kita. Membuat bumi ini menjadi lebih hijau dan damai adalah misi kita bersama.

Demikian beberapa himbauan dari saya untuk pemimpin negeri ini. Semoga didengar dan segera ditindak lanjutkan.

Stop penebangan hutan! Stop pembakaran hutan! Kami mau tahun 2014 adalah terakhir untuk bencana kabut asap di Riau!

Love the Earth
Love the Nature
Love the Future
Love Your Life

www.100persenindonesia.org/

Salam hijau damai dari kami, pecinta alam sungguhan.

Advertisements

45 thoughts on “Kami Serukan Aksi Melawan Asap, Kalian Berani Ikut Beraksi?

      1. Gudlak, semoga menang bro tulisannya :)) Hahaha, berikan yang terbaik untuk melawan asap dan pembukaan hutan. Kalau bukan kita, siapa yang mau ngerawat bumi yang udah tua ini?

        Btw, saya udah follow blognya. Bagus kok :))

  1. di kalimat terakhir paragraf pertama maskudnya mengekspor ya mas, bukan impor.. hehehe..
    dari solusi yang disodorkan hanya yang no.4 mas yang saya optimis bisa berjalan, sisanya..mosi tidak percaya dan pesimis lebih condong.. hehe πŸ™‚
    however, sukses lah.. kita semua berdoa untuk keselamatan dan kemakmuran negeri ini..

  2. Duh, asap belum berakhir juga ya 😦 .
    Semoga tahun ini tahun terakhir untuk asap oleh kebakaran hutan ini.
    Sukses di lombanya *jadi ingin ikut rame2 juga*

  3. Semoga berhasil 😦

    Sebagai orang yang tinggal di padang, aku ngerasain juga tuh menghirup kabut asap setiap detik.. pemandangan tertutup.. bikin batuk.. ISPA.. dll

    Dan kejadiannya berulang setiap tahun
    Belum pada jera pelakunya -__-

  4. katanya sih hutan dibakar, supaya membuka lahan lebih mudah dan lebih murah.
    ntar, kita kita juga yang nanggung akibatnya kan kalau alam bergejolak. gak pernah mau belajar nih kita warga indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s