Tak Ada Kata Terlambat

“Mari berkreasi selagi masih muda!” kalimat itu yang sering diucapkan oleh orang-orang bijak. Bijak laut (eh, bukan). Sebagai pemuda yang (ngakunya) punya jiwa kreatifitas tinggi, gue merasa tergugah mendengar kalimat itu, tapi gue bingung akan berkreasi lewat apa. Sampai saat ini, sebenarnya gue masih belum tau passion gue di mana. Dari semua kegiatan yang pernah gue kerjakan, gue nggak pernah ngerasa nyaman, pasti ujung-ujungnya berakhir dengan rasa bosan. Entah ini masih berhubungan dengan sifat labil gue atau gimana, gue nggak tau. Hal itu juga yang bikin kegiatan gue sehari-harinya lebih sering menghabiskan waktu untuk tiduran sambil main hape. Iya, gitu-gitu doang. Monoton banget, dan buang waktu. Paling internetan buka facebook atau twitter buat ngilangin rasa bosan, padahal abis main twitter gue malah makin jenuh. Stalking timeline mantan makin mesra aja sama pacar barunya. Oke, lupakan! Di twitter gue suka cari-cari Blog orang lain untuk sekedar baca-baca, kali aja ada bacaan yang menarik. Nggak cuma baca Blog yang isinya semacam cara ini-cara itu atau tutorial apalah apalah, tapi juga baca artikel yang sifatnya hiburan. Kan banyak tuh Blog-blog pribadi yang isinya cuma cerita sehari-hari atau curhatan gak jelas yang malah lebih asik dibaca. Karena kebiasaan kepo informasi itulah yang bikin gue akhirnya tertarik untuk nge-Blog.. “What, hari gini baru pengen ngeblog?” “Telat woy, telat! Yang lain udah bikin banyak postingan, lu malah baru mulai bikin blog.. ckck” Heh! asal lu tau aja ya, gue kenal blog itu udah lama banget. Bahkan sebelum ada internet. Orang-orang di desa gue sering tuh kalo lagi marah-marah pasti bilang “g*BLOG!”. Nggak, bercanda (tapi kok nggak lucu?). Sebenernya udah lama gue tau apa itu Blog dan penggunaannya, hanya saja dulu gue masih belum tau cara gunain dan bikinnya. Maklum, masih gaptek gitu deh. Pertama kali gue tau fungsi Blog itu untuk berbagi tulisan, gue langsung kepengen banget bikin Blog, karena dari dulu emang gue suka nulis. Nulis tanda tangan. Pertama kali gue paham tentang Blog mungkin sekitar tahun 2009, waktu itu cuma sekedar tau, belom kenal deket, apalagi jadian. Karena saat itu gue mulai dapet tugas-tugas sekolah yang mengharuskan gue cari lewat internet. Pada tahun berikutnya, akhirnya gue kesampean buat bikin Blog, masih otodidak belum ada yang ngajarin. Udah jadi sih, tapi ya gitu, Blog udah kebuat kemudian bingung mau bikin tulisannya segala macem gimana. Ya namanya juga coba-coba, akhirnya ditinggal lah Blog pertama gue sampai akhirnya lupa kata sandi. Huft, sedih banget.

Lama setelah itu, gue punya keinginan untuk bikin (lagi) Blog baru. Dibuatlah Blog baru dengan harapan bisa awet, lalu gue mulai googling belajar tentang cara ngeblog. Setelah gue tau sedikit-sedikit tentang Blogging, gak lama gue mengalami masalah yang sama seperti masalah para Blogger pemula pada umumnya. Ya, postingan gue sepi. Lebih sepi dari suasana hati jomblo. Sebelumnya emang gue sama sekali nggak ngarepin agar Blog gue rame dan dikunjungi banyak orang, tapi kalo sepi kan jadi males juga. Secara setiap kali gue berkunjung ke Blog milik orang lain kebanyakan pasti rame, di setiap postingan yang komen puluhan, bahkan ratusan. Ngeri! Pikir gue, mereka yang isi Blog-nya cuma cerita sehari-hari aja bisa rame, masa gue yang posting info-info yang (menurut gue) menarik, cetar dan membahana gitu malah sepi. Seketika gue langsung minder dan ogah buat ngeblog lagi. Saat itu emang gue belum tau tentang blogwalking, gue suka baca-baca isi Blog orang lain tapi gue males ninggalin komentar, cukup jadi silent reader. Mau bagus atau enggak, masa bodo, yang penting gue udah baca tulisannya. Sampai saat itu gue belum punya temen yang jago banget tentang Blogging, karena itu dulu gue bela-belain beli buku yang isinya tentang tutorial ngeblog. Di covernya sih tertulis “Lengkap, Praktis & Mudah”, tapi tetep aja gue pelajarin berhari-hari masih belum paham, sampe akhirnya gue buang tuh buku. Mungkin karena saat itu gue masih gaptek banget, bisa dibilang buta internet. Walaupun gue udah nggak ngeblog lagi, tapi kebiasaan gue untuk baca-baca artikel di Blog orang tetap berjalan. Sampai akhirnya ada kabar gembira untuk kita semua, gue memutuskan untuk bikin Blog lagi. Akhirnya gue bikin Blog baru di wordpress yang beralamatkan terfirman.wordpress.com, jangan lupa kunjungi setiap hari ya. Harus! Kali ini gue bener-bener serius buat ngeblog lagi, karena setelah lama gue cari-cari kayaknya emang gairah gue di sini. Terlepas dari tulisan gue yang bagus atau masih berantakan, yang pasti gue suka dengan hal ini. Entah nantinya mau sepi atau rame, gue nggak peduli. Sekarang yang terpenting intinya gue nulis dulu, kalau tulisan gue bagus dan asik untuk dibaca juga pasti bakal ramai pengunjung dengan sendirinya. Lagipula gue ngeblog untuk pribadi kok, dan sekedar buat menunjukan kreatifitas gue aja. Kalau dibilang telat, ya, gue emang telat, karena yang lain udah posting banyak tulisan, sedangkan gue baru mau mulai. Mungkin di sini tempatnya cara gue untuk berkreasi. Karena itu, tak ada kata terlambat untuk berkreasi. Kalau kata orang-orang di desa gue sih, “better late than never”, yang artinya lebih baik terlambat daripada lambat banget. 😛

Banyak hal yang mempengaruhi gue untuk ngeblog lagi, salah satunya setelah gue baca buku seorang Blogger Indonesia yang namanya lumayan dikenal. Di situ banyak tulisan yang memotivasi gue, ada satu kalimat yang paling gue sukai, “Ngeblog sekarang atau selamanya nggak ngeblog!”.

Advertisements

7 thoughts on “Tak Ada Kata Terlambat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s